Rabu, 14 Maret 07 – oleh : numesirKairo, NUMesir.org
Kegiatan NU Games yang baru dirintis setahun yang lalu kini terpaksa harus ditunda karena berbagai hal. Menurut Noor Fahruddin, selaku Koordinator LK NU yang menaungi kegiatan tersebut, menjelaskan bahwa “Kita menunda NU Games karena dirasa sudah tidak kondusif untuk dilaksanakan sekarang, alasannya karena pada bulan-bulan ini sudah banyak sekali acara olah raga yang dilaksanakan oleh Masisir, selain itu juga ujian term II sudah semakin dekat”. Jelas Babe, panggilan akrabnya dalam rapat Tanfidziyah Selasa (13/03) kemaren di Sekretariat PCI NU Mesir.
Masih menurut Babe, “Sekarang kita sedang konsentrasi menyusun agenda bimbingan muqorror (bimbingan belajar-red) bagi temen-teman baru, yang mana pelaksanaannya akan bekerja sama dengan pengurus marhalah Subulana”. Jelasnya. Rapat Tanfidziyah yang dihadiri oleh masing-masing koordinator dari lembaga, lajnah dan badan otonom PCI NU Mesir mengagendakan program kerja kedepan oleh masing-masing lembaga, lajnah maupun badan otonom PCI NU Mesir.
Selain itu juga, LK NU akan bekerja sama dengan JATMNU dalam melaksanakan City Tour sebab JATMNU sendiri punya program Holy Tour atau Ziarah Makam Anbiya’ dan Auliya’ yang rencananya akan dilaksanakan nanti pada bulan April depan.
Masisir Bedzikir
JATMNU yang sukses melaksanakan rutinan setiap Jum’at sore yang terbungkus dalam CafĂ© Sufi juga ingin melaksanakan acara khusus sehari penuh bersama JATMNU. Dalam sambutan ketua JATMNU, Habibi Aly, menjelaskan bahwa “Insya Allah kita akan melaksanakan istighosah kubro dengan tema Masisir Berdzikir yang mana acara tersebut hanya diisi untuk beristighosah. Adapun rencananya akan dilaksanakan di Auditorium Kuliah Kedokteran nanti menjelang ujian term II”. Jelasnya.
Pada kesempatan lain, acara Masisir Berdzikir pernah direncakan oleh JATMNU menjelang ujian term I kemaren, namun karena satu lain hal sehingga acara tersebut belum bisa terlaksana. Habibi sendiri tidak menjelaskan kenapa acara tersebut belum terlaksana tapi yang jelas dia optimis sebelum term II akan terlaksana dan sukses.
Rumah NU
Dalama rapat Tanfidziyah ini juga menyinggung tentang keinginan PCI NU Mesir memiliki rumah sendiri, karena manfaatnya yang begitu besar sekali sehingga penting untuk segera dibentuk tim yang mampu benar-benar mengurus dengan serius pengadaan rumah NU di bumi Kinanah ini.
Dalam paparan Arif Ramadlan, dia menginginkan kepada segenap jajaran pengurus untuk turut membantu mensukseskan program tersebut. Sedang menurut Yusuf Ali Tantawi, Lc mengatakan bahwa “Panitia atau tim pengadaan rumah tidak perlu banyak orang, cukup mereka yang benar-benar bisa diajak kerja bareng dan kompak, sebab kesalahan sedikit saja bisa berakibat fatal” terangnya. (aan)